Selain - identik dengan objek wisata
pemandian air panasnya, Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kebumen memiliki
produk unggulan yakni tahu. Sebagian warga Desa Krakal memang hidup
dengan menjadi perajin tahu. Bahkan di sebuah dusun terdapat tempat yang
terkenal dengan sebutan Blok Tahu. Sesuai namanya di kawasan itu banyak
dihuni oleh warga yang menjadi perajin tahu. Tahu yang diproduksi perajin Desa Krakal
cukup populer karena dibuat secara alami. Bisa dipastikan tahu Krakal
memiliki rasa yang benar-benar gurih. Pasalnya, mereka memproduksi tahu
secara alami tanpa bahan pengawet. Bahkan salah satu perajin bernama
Sarwan (42) masih bertahan menggunakan gilingan kedelai secara
tradisional.
Beragam Kerajinan, Jajanan dan Camilan khas Kabupaten Kebumen
Monday, December 12, 2016
Tuesday, December 6, 2016
Nasi Penggel, Makanan Khas Kebumen
![]() |
| Nasi Penggel, Kuliner Khas Kebumen |
Jika Pekalongan memiliki Sego Megono, Surakarta mempunyai Nasi Liwet,
Cirebon memiliki Nasi Lengko, maka Kebumen mempunyai Nasi
Penggel. Sebutlah penggel seperti kita
menyebut ‘e’ pada pensil. Jika berada di Kebumen
pagi
hari, adalah sebuah keniscayaan untuk mengecap rasa khas
dari kuliner Kebumen yang memang hanya tersedia di kala pagi ini.
Masih pagi sekali, mentari
masih redup menampakkan jati diri sehabis lelap dipeluk malam hari. Namun, Dukuh Gunungsari, Desa Pejagoan, Kec. Pejagoan telah riuh dengan
kerumunan orang mengantri. Di pinggir
jalan raya, di dua sisinya, puluhan orang rela bangun pagi untuk mendapatkan sesuap Nasi Penggel yang dijual di beberapa
lapak. Saya pun turut mengantri sembari segar menghirup
udara pagi di daerah yang terletak 2 km sebelah barat alun-alun kota Kebumen.
Sunday, October 23, 2016
Kode Batang ( Barcode )
Kegunaan Kode Batang ( Barcode )
Kode batang (barcode) terutama UPC, sudah menjadi bagian penting dalam peradaban modern. Penggunaan yang sudah tersebar luas menjadikan kode batang terus digunakan dan berkembang dengan baik,seperti:
Kode batang (barcode) terutama UPC, sudah menjadi bagian penting dalam peradaban modern. Penggunaan yang sudah tersebar luas menjadikan kode batang terus digunakan dan berkembang dengan baik,seperti:
Prosedur Sertifikasi Halal MUI
Bagi perusahaan yang ingin memperoleh sertifikat halal LPPOM MUI, baik industri pengolahan (pangan, obat, kosmetika), Rumah Potong Hewan (RPH), dan restoran/katering/dapur, harus melakukan pendaftaran sertifikasi halal dan memenuhi persyaratan sertifikasi halal. Berikut ini adalah tahapan yang dilewati perusahaan yang akan mendaftar proses sertifikasi halal :
Sunday, October 16, 2016
Manfaat Temulawak Dan Jahe Bagi Kesehatan
Mendengar kata Temulawak dan Jahe tentunya sudah tidak asing bagi kita, apalagi kita yang tinggal di Indonesia. Temulawak dan Jahe dikenal sebagai bumbu yang banyak digunakan di masakan tradisional Indonesia. Namun tahukah Anda jika Temulawak dan Jahe memiliki manfaat yang sangat luar biasa di bidang kesehatan.
Monday, September 26, 2016
Cara Membuat Lanting Singkong Khas Kebumen
KEBUMEN - Lanting merupakan makanan yang terbuat dari singkong sebagai salah satu kue khas kebumen. Daerah penghasil lanting yang terkenal di kebumen berada di Karanganyar dan Lemahduwur Kuwarasan. Kue lanting khas kebumen berbentuk angka angka delapan atau bulat kecil. Selain di Kebumen lanting juga dikenal di Kabupaten banyumas dengan bentuk yang lebih tebal. Lanting banyumas akrab dengan sebutan Klanting yang enak disantap bersama soto sokaraja.
Rasa kue lanting yang gurih dan renyah paling enak buat cemilan. Klanting juga cocok dijadikan lauk sebagai pengganti kerupuk. Jika anda berkunjung ke Kebumen jangan lupa untuk membawa Kue lanting ini sebagai oleh oleh kota Kebumen.
Sunday, September 25, 2016
Sate Ambal Makanan Khas Kota KEBUMEN
Sate, kuliner yang biasa terbuat dari daging ini begitu terkenal di Indonesia. Banyak daerah yang menjadikan sate sebagai kuliner dengan kekhasan dan keunikan masing-masing. Di kawasan pesisir selatan Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Kebumen, sate ambal telah menjadi kuliner andalan dan paling khas. Nama Ambal diambil dari nama kecamatan tempat sate ini berasal. Di seantero Kebumen banyak dijumpai warung makan yang menjual sate ini. Dari sekian banyak warung sate ambal, warung sate Ambal Pak Kasman Asli termasuk yang paling terkenal. Warung ini berada di jalan raya Daendels, Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal. Warung sederhana ini adalah pelopor sate Ambal.
Thursday, September 22, 2016
Thursday, September 8, 2016
Merek
Merek adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama , huruf, angka,
susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki
daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa.
Merek Dagang
Merek dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang
diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama
atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.
Wednesday, August 31, 2016
Tuesday, August 23, 2016
Wednesday, August 17, 2016
Khasiat Biji Jenitri..
Biji jenitri merupakan anggota famili Elaeocarpus serratus. Biji jenitri memiliki nama lain seperti ganitri atau genitri atau rudraksha (india) atau utrasum bead (amerika). Biji jenitri banyak digunakan sebagai tasbih namun tidak banyak yang tahu jika ternyata jenitri bermanfaat juga bagi kesehatan. Tahukah anda, indonesia merupakan pengekspor terbesar di dunia biji jenitri sebanyak 70%, disusul nepal sekitar 20% dan sisanya dari negara lain. India sendiri sebenarnya adalah negara yang paling banyak membutuhkan jenitri namun hanya mampu memproduksi sekitar 5% saja.
Sunday, August 14, 2016
Anyaman pandan Klopogodo Gombong Kebumen
Penggunaan Anyaman Pandan Dalam Kehidupan, Produk hasil kerajinan anyaman dalam lingkup masyaraklat tradisional banyak dipergunakan untuk kebutuhgan sendiri seperti tikar, tudung saji, sumpit/katang-katang, bakul, kembut dll, kegunaan pada upacara adat :
- Upacara perkawinan (Tikar Belambak)
- Upacara Pengobatan (Bulan Besar)
- Upacara Adat Suku-suku Asli
- Upacara Makan Berhidang
Tuesday, August 9, 2016
Sensasi Nasi Mogana di Kawasan Pantai Bopong, Surorejan Puring
BAGI masyarakat Jawa dan Kebumen khususnya di pedesaan, mogana
adalah menu spesial dan tidak bisa dijumpai setiap hari. Menu sebagai
simbol rasa syukur dan doa agar senantiasa diberi keselamatan itu hanya
hadir saat musim panen, atau ketika ternak sapi melahirkan. Jadi, bisa
dikatakan hanya disajikan dua atau tiga kali dalam setahun.
OLEH sebab itu, mogana disajikan spesial dan menjadi menu favorit dan ditunggu. Mogana sendiri adalah lauk pauk pelengkap nasi. Bahannya, kelapa yang diparut (warga menyebutnya dengan serundeng) dicampur tempe ikan asin dan bumbu dapur komplet. Gurihnya makin komplet dengan menu tambahan daging ayam kampung. Seluruh bahan itu dicampur menjadi satu dan dikukus.
OLEH sebab itu, mogana disajikan spesial dan menjadi menu favorit dan ditunggu. Mogana sendiri adalah lauk pauk pelengkap nasi. Bahannya, kelapa yang diparut (warga menyebutnya dengan serundeng) dicampur tempe ikan asin dan bumbu dapur komplet. Gurihnya makin komplet dengan menu tambahan daging ayam kampung. Seluruh bahan itu dicampur menjadi satu dan dikukus.
Monday, August 8, 2016
"Bakso Bathok" Pak Jaeni, Dijamin Mantap
KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Bakso. Siapa tak kenal kuliner satu ini.
Di Kebumen, tersedia banyak sekali tempat yang menawarkan kuliner jenis
ini. Namun, tak ada salahnya mencoba mencicipi bakso buatan Jaeni (56)
ini.
Tak seperti lainnya, bakso buatan Jaeni ini disajikan dengan cara yang unik. Alih-alih menggunakan mangkok atau piring, Jaeni memanfaatkan batok kelapa sebagai tempat menyajikan. Lantaran itu, bakso buatan Jaeni kini dimendapat julukan "bakso bathok. "Selain tampilannya yang menarik, bakso buatan Jaeni ini pun dijamin memiliki cita rasa istimewa.
Tak seperti lainnya, bakso buatan Jaeni ini disajikan dengan cara yang unik. Alih-alih menggunakan mangkok atau piring, Jaeni memanfaatkan batok kelapa sebagai tempat menyajikan. Lantaran itu, bakso buatan Jaeni kini dimendapat julukan "bakso bathok. "Selain tampilannya yang menarik, bakso buatan Jaeni ini pun dijamin memiliki cita rasa istimewa.
Wednesday, July 13, 2016
Bengkoang, Yang Semakin Manis Saat Lebaran
KEBUMEN - Bengkoang. Siapa tak mengenalnya. Buah berasa manis itu tak hanya membuat Kecamatan Prembun dikenal di seluruh nusantara. Kebumen pun ikut terangkat namanya berkat bengkoang.
Adalah sejumlah warga desa di kecamatan Prembun ini yang mempopulerkan bengkoang. Seperti pasangan suami istri M Mudakir (70) dan Sukiyah (65) ini. Keduanya bersama puluhan orang lain setia menjajakan bengkoang di pinggir jalan. Mencegat pemudik dan menanti berkah dari bengkoang.
Thursday, May 19, 2016
Pemberian Tanda Lokasi Pemasangan Papan Promosi Sentra Gula Semut
Pemberian tanda lokasi pemasangan di perbatasan desa munggu dan desa karanggadung yang merupakan sentra penghasil gula semut di Kecamatan Petanahan.
Tidak hanya di Kec. Petanahan, pemasangan papan promosi juga ada di desa tambakmulyo, Kec. Puring, desa Rangkah, Kecamatan Buayan serta, serta Desa GIyanti di Kec Rowokele.
Wednesday, May 18, 2016
Sosialisasi Pasar Lelang dan SRG di gudang Komoditi SRG Kretek
Sosialisasi Pasar Lelang dan SRG di gudang komoditi SRG kretek berjalan lancar serta di hadiri kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari gapoktan, petani, penyuluh pertanian, dan dari dinas terkait. Acara sosialisasi dibuka oleh perwakilan dari Dinperindag Jateng, dan sambutan dari Kepala Dinas Perindagsar diwakilkan oleh Kepala Bidang Perdagangan Ibu Sri Wahyuroh, SH. Acara sosialisasi menghadirkan beberapa narasumber diantaranya dari Bapepti, PT BGR yang telah memiliki pengalaman terhadap sistem resi gudang, serta perwakilan dari bank Jateng selaku Bank partner Sistem Resi gudang.
Monday, May 2, 2016
Jipang Kacang
Selain lanting, Kabupaten Kebumen juga dikenal sebagai penghasil makanan
khas berupa jipang kacang. Hingga kini aktivis perajin jipang kacang
masih bisa ditemui di Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, Kabupaten
Kebumen. Makanan cemilan tersebut sudah diproduksi sejak nenek moyang.
Para perajin masih mengerjakan proses pembuatan jipang kacang secara tradisional. Persis seperti yang diajarkan nenek moyang dulu. Hanya ada perubahan pada bungkusnya. Kalau zaman dulu menggunakan klaras (daun pisang kering), kini menggunakan bungkus plastik.
Hal itu dilakukan secara turun-temurun. Seperti yang dilakukan salah satu perajin jipang kacang, Slamet Tunggal (45). Dia meniru seperti yang diajarkan orang tuanya, Tumirah. Begitu seterusnya.
Sejak dikelola Slamet, jipang kacang yang diproduksinya itu menggunakan bungkus plastik. Menurut Slamet, menggunakan plastik lebih praktis ketimbang klaras. Terlebih, daun pohon pisang kering itu sulit didapatkan. Hal yang sama juga dialami perajin tempe di Kebumen.
Makanan berprotein tersebut awalnya dibungkus daun pisang. Namun saat ini sangat jarang. Sebagian besar perajin tempe, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan sekalipun, sudah beralih dengan bungkus plastik.
Padahal, menurut penuturan sejumlah pakar, bungkus daun lebih sehat dari pada plastik yang mengandung bahan kimia. Untuk membungkus jipang kacang dengan dilem. Caranya dibakar pada ujung plastiknya, menggunakan lampu minyak tanah.
Bahan membuat jipang kacang yakni, gula merah, dan minyak sayur. Kacang terlebih dahulu disangan (dimasak) menggunakan pasir. Setelah itu dikupas kulitnya. Proses masak selanjutnya dicampur dengan gula merah dan minyak sayur. Setelah itu, diaduk-aduk hingga merata.
120 Pak
Setelah itu dicetak dan diiris-iris sesuai ukuran yang diinginkan. untuk ukuran sedang 6 cm x 3 cm. Sekali masak diperlukan 9 kg, 3 kg gula merah dan 4 sendok makan minyak sayur. Bahan tersebut menghasilkan 120 pak yang berisi 10 biji.
Untuk harganya bervariasi, tergantung ukurannya. ukuran kecil Rp 2.000, sedang Rp 2.500, dan besar Rp 5.500. Untuk membeli bahan-bahannya, satu kilogram kacang seharga Rp 19 ribu, gula merah Rp 10 ribu, dan minyak sayur satu kilogram Rp 16 ribu.
Sehari mencapai 10 kali masak. Tenaga paling banyak pada proses pembungkusan. Slamet mengerahkan enam pekerja. Dia hanya memenuhi pasar lokal. Orang yang mengenal jipang kacang karena produksinya sudah berlangsung sejak lama.
"Jipang kacang terkenal bukan karena luasnya pangsa pasar, tetapi karena telah diproduksi sejak nenek moyang," jelasnya.
Selain dirinya juga terdapat perajin jipang kacang lainnya yakni Diyono (35) yang juga adiknya. Jipang kacang berbeda dari enting-enting yang banyak gulanya. Selain di Panjer juga terdapat di Desa Surobayan, Kecamatan Kutowinangun, Perajin bernama Misroil (54). Selain memproduksi jipang kacang, usaha home industry yang digeluti bertahun-tahun itu juga memproduksi jenang ketan.
Prospek usaha tersebut selama ini stabil. Pesanan ramai pada Idul Fitri serta hari besar seperti tahun baru. Pangsa pasarnya, selain berada di wilayah Kebumen, juga sudah merambah ke daerah sekitar, seperti Purworejo, Cilacap, Wonosobo, dan Banyumas.
Para perajin masih mengerjakan proses pembuatan jipang kacang secara tradisional. Persis seperti yang diajarkan nenek moyang dulu. Hanya ada perubahan pada bungkusnya. Kalau zaman dulu menggunakan klaras (daun pisang kering), kini menggunakan bungkus plastik.
Hal itu dilakukan secara turun-temurun. Seperti yang dilakukan salah satu perajin jipang kacang, Slamet Tunggal (45). Dia meniru seperti yang diajarkan orang tuanya, Tumirah. Begitu seterusnya.
Sejak dikelola Slamet, jipang kacang yang diproduksinya itu menggunakan bungkus plastik. Menurut Slamet, menggunakan plastik lebih praktis ketimbang klaras. Terlebih, daun pohon pisang kering itu sulit didapatkan. Hal yang sama juga dialami perajin tempe di Kebumen.
Makanan berprotein tersebut awalnya dibungkus daun pisang. Namun saat ini sangat jarang. Sebagian besar perajin tempe, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan sekalipun, sudah beralih dengan bungkus plastik.
Padahal, menurut penuturan sejumlah pakar, bungkus daun lebih sehat dari pada plastik yang mengandung bahan kimia. Untuk membungkus jipang kacang dengan dilem. Caranya dibakar pada ujung plastiknya, menggunakan lampu minyak tanah.
Bahan membuat jipang kacang yakni, gula merah, dan minyak sayur. Kacang terlebih dahulu disangan (dimasak) menggunakan pasir. Setelah itu dikupas kulitnya. Proses masak selanjutnya dicampur dengan gula merah dan minyak sayur. Setelah itu, diaduk-aduk hingga merata.
120 Pak
Setelah itu dicetak dan diiris-iris sesuai ukuran yang diinginkan. untuk ukuran sedang 6 cm x 3 cm. Sekali masak diperlukan 9 kg, 3 kg gula merah dan 4 sendok makan minyak sayur. Bahan tersebut menghasilkan 120 pak yang berisi 10 biji.
Untuk harganya bervariasi, tergantung ukurannya. ukuran kecil Rp 2.000, sedang Rp 2.500, dan besar Rp 5.500. Untuk membeli bahan-bahannya, satu kilogram kacang seharga Rp 19 ribu, gula merah Rp 10 ribu, dan minyak sayur satu kilogram Rp 16 ribu.
Sehari mencapai 10 kali masak. Tenaga paling banyak pada proses pembungkusan. Slamet mengerahkan enam pekerja. Dia hanya memenuhi pasar lokal. Orang yang mengenal jipang kacang karena produksinya sudah berlangsung sejak lama.
"Jipang kacang terkenal bukan karena luasnya pangsa pasar, tetapi karena telah diproduksi sejak nenek moyang," jelasnya.
Selain dirinya juga terdapat perajin jipang kacang lainnya yakni Diyono (35) yang juga adiknya. Jipang kacang berbeda dari enting-enting yang banyak gulanya. Selain di Panjer juga terdapat di Desa Surobayan, Kecamatan Kutowinangun, Perajin bernama Misroil (54). Selain memproduksi jipang kacang, usaha home industry yang digeluti bertahun-tahun itu juga memproduksi jenang ketan.
Prospek usaha tersebut selama ini stabil. Pesanan ramai pada Idul Fitri serta hari besar seperti tahun baru. Pangsa pasarnya, selain berada di wilayah Kebumen, juga sudah merambah ke daerah sekitar, seperti Purworejo, Cilacap, Wonosobo, dan Banyumas.
Sunday, May 1, 2016
Sale Pisang
Sale pisang adalah makanan hasil olahan dari buah pisang
yang disisir tipis kemudian dijemur. Tujuan penjemuran adalah untuk
mengurangi kadar air buah pisang sehingga pisang sale lebih tahan lama.
Pisang sale ini bisa langsung dimakan atau digoreng dengan tepung
terlebih dahulu. selain itu, saat ini sale pisang mempunyai berbagai
macam rasa seperti rasa keju. Saat ini, produksi pisang sale sudah
menembus pasar internasional.
Sale
pisang merupakan produk pisang yang dibuat dengan proses pengeringan
dan pengasapan. Sale dikenal mempunyai rasa dan aroma yang khas. Pusat produksi ada di kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen.
Sifat-sifat
penting yang sangat menentukan mutu sale pisang adalah warna, rasa,
bau, kekenyalan, dan ketahanan simpannya. Sifat tersebut banyak
dipengaruhi oleh cara pengolahan, pengepakan, serta penyimpanan
produknya. Sale yang dibuat selama ini sering kali mutunya kurang baik
terutama bila dibuat pada waktu musim hujan. Bila dibuat pada musim
hujan perlu dikeringkan dengan pengeringan buatan (dengan sistem
tungju).
Lanting Makanan Khas Kebumen
Salah satu makanan khas yang ada di Kabupaten Kebumen adalah LANTING. Makanan kecil yang bahan bakunya berasal dari pohon ketela (budin=Jawa) ini lebih dikenal sebagai Lanting Karanganyar. Tidak salah, karena yang membuat makanan tersebut adalah para warga di Dukuh Sanggrahan Desa Meles Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen.
Jangan
salahkan orang kalau akhirnya yang lebih dikenal adalah nama Lanthing
Karanganyar. Sebab lokasi desa pembuat lanthing ini berada di sebelah
selatan Pasar Karanganyar. Bahkan, sebagian besar toko yang menjual
Lanthing ini di Karanganyar. Untuk itu lebih dikenal sebagai Lanthing
Karanganyar.
Tak
apalah, yang jelas makanan kecil yang sangat digemari masyarakat ini
terasa ‘renyah’ dan ‘gurih’ dan membuat lidah ini serasa ingin selalu
ketagihan. Dan yang lebih khas lagi, warna dari Lanthing ini adalah dua
warna, yakni Lanthing Merah dan Lanthing Putih.
Ada
yang mengatakan, kalau saat dimulainya pembuatan makanan tersebut
terjadi saat Indonesia menjelang Kemerdekaan. Untuk itu ada suatu niat
menanamkan rasa cinta pada Bendera sang Merah Putih, yang diwujudkan
secara samar dalam sebuah makanan kecil yang kemudian diberi nama
Lanthing ini. Lanthing Super. Jangan salah, makanan Lanthing ini juga
ada kualitas jenis super dan biasa. Untuk itu harganya pun berbeda
antara yang Lanthing Super dan Lanthing jenis biasa. Sekalipun lebih
mahal, jenis ini katanya lebih mudah untuk dijual. Permintaannya banyak
dari luar Kabupaten Kebumen.
Nasi Liwet Tugu Lawet
Nasi Liwet Instan Tugu Lawet merupakan salah satu produk dari KSU/KSP Mandiri Sejahtera, Ds.Karangbolong Kec. Buayan. Produk ini menawarkan berbagai pilihan citarasa khas dan kepraktisan mengolah.
Dapatkan segera produk nasi liwet instan TUGU LAWET. Tersedia berbagai rasa yang dapat dipilih sesuai dengan selera Anda. Tersedia rasa :
- Asin Teri, nasi liwet dengan rasa dan aroma ikan asin teri yang nikmat dalam beras pilihan yang sehat.
- Asin Jambal, nasi liwet dengan rasa dan aroma ikan asin jambal yang nikmat gurih.
- Asin Cumi, nasi liwet dengan rasa dan aroma asin cumi, semakin menambah kenikmatan makan Anda.
- Original, nasi liwet rasa original, untuk Anda yang menginginkan citarasa nasi liwet alami.
Sunday, January 3, 2016
Batik Kebumen adalah Batik Indonesia yang Bersahaja
Kain Batik Indonesia terutama Batik Jawa adalah kerajinan bernilai seni tinggi dan berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit serta kekuasaan lain sesudahnya.
Dalam sejumlah kajian, terurai bahwa perkembangan batik banyak terjadi pada masa-masa kerajaan Mataram, Solo, dan Yogyakarta. Berdasarkan motif batik, sebenarnya dapat dilihat cerminan kehidupan masyarakat sekitar. Salah satunya adalah kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sebab, kain dan motif batik khas Kebumen memiliki ciri khas yang unik.
Pada kunjungan ke Kebumen dalam rangka acara puncak perayaan ulangtahun ke-45 Martha Tilaar Grup pada hari Sabtu (18/9/2015), Kompas Female berkesempatan untuk berkunjung ke Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang terletak di Jalan A. Yani, Kebumen, Jawa Tengah, untuk melihat hasil karya perajin batik lokal.
Batik Kebumen tidak seperti batik di daerah Jawa Tengah yang biasanya memiliki motif dengan arti filosofis yang tinggi. Motif batik di Kebumen terbilang lebih sederhana dengan dominasi motif tumubuhan.
"Motif disini jauh lebih bersahaja tidak bermain dengan filosofi atau simbol," ujar Bapak Sigit. "Batik Kebumen adalah ungkapan seni dari kehidupan sehari-hari," ujar Bapak Sigit, Deputi Program Martha Tilaar.
Ciri selanjutnya yang khas dari batik Kebumen adalah warna batik yang cenderung gelap, tak seperti warna batik pesisir yang umumnya bewarna cerah.
Salah satu motif batik Kebumen yang terkenal adalah motif gringsing, yang terkenal sampai kancah internasional karena kehalusannya. Pusat batik yang terkenal di Kebumen, berada di kampung Gemek Sakti dan Tanuraksan.
Lalu, harga yang dibanderol untuk batik tulis Kebumen cenderung terjangkau, yaitu senilai Rp 400.000 sampai Rp 1 juta. Sementara itu, batik cap harganya terbilang lebih murah, lebih kurang di bawah Rp 400.000.
Sumber.
Dalam sejumlah kajian, terurai bahwa perkembangan batik banyak terjadi pada masa-masa kerajaan Mataram, Solo, dan Yogyakarta. Berdasarkan motif batik, sebenarnya dapat dilihat cerminan kehidupan masyarakat sekitar. Salah satunya adalah kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sebab, kain dan motif batik khas Kebumen memiliki ciri khas yang unik.
Pada kunjungan ke Kebumen dalam rangka acara puncak perayaan ulangtahun ke-45 Martha Tilaar Grup pada hari Sabtu (18/9/2015), Kompas Female berkesempatan untuk berkunjung ke Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang terletak di Jalan A. Yani, Kebumen, Jawa Tengah, untuk melihat hasil karya perajin batik lokal.
Batik Kebumen tidak seperti batik di daerah Jawa Tengah yang biasanya memiliki motif dengan arti filosofis yang tinggi. Motif batik di Kebumen terbilang lebih sederhana dengan dominasi motif tumubuhan.
"Motif disini jauh lebih bersahaja tidak bermain dengan filosofi atau simbol," ujar Bapak Sigit. "Batik Kebumen adalah ungkapan seni dari kehidupan sehari-hari," ujar Bapak Sigit, Deputi Program Martha Tilaar.
Ciri selanjutnya yang khas dari batik Kebumen adalah warna batik yang cenderung gelap, tak seperti warna batik pesisir yang umumnya bewarna cerah.
Salah satu motif batik Kebumen yang terkenal adalah motif gringsing, yang terkenal sampai kancah internasional karena kehalusannya. Pusat batik yang terkenal di Kebumen, berada di kampung Gemek Sakti dan Tanuraksan.
Lalu, harga yang dibanderol untuk batik tulis Kebumen cenderung terjangkau, yaitu senilai Rp 400.000 sampai Rp 1 juta. Sementara itu, batik cap harganya terbilang lebih murah, lebih kurang di bawah Rp 400.000.
Sumber.
Asal Mula Batik Kebumen
Batik Kebumen sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, namun cerita sejarahnya masih simpang siur. Batik Kebumen dikatakan beberapa media di bawa dari keraton Yogya. Akan tetapi sebenarnya tidak ada BUKTI yang kuat tentang itu. Dari banyaknya pengrajin Batik kebumen saat saya tanya dari pusat Batik Kebumen dari Desa Jemur, Seliling dan Tanuraksan, Semua Pengrajin Batik Tulis Kebumen tidak ada yang tahu secara pasti awal Batik kebumen dibuat. Mereka semuanya kompak menjawab bahwa mereka hanya membuat saja secara turun temurun dan tidak mengetahui secara pasti.
Pembatikan di Kebumen dikenal sekitar awal abad ke-XIX yang dibawa oleh pendatang-pendatang dari Yogya dalam rangka dakwah Islam antara lain yang dikenal ialah: PenghuluNusjaf. Beliau inilah yang mengembangkan batik di Kebumen dan tempat pertama menetap ialah sebelah Timur Kali Lukolo sekarang dan juga ada peninggalan masjid atas usaha beliau. Proses batik pertama di Kebumen dinamakan teng-abang atau blambangan dan selanjutnya proses terakhir dikerjakan di Banyumas/Solo. Sekitar awal abad ke-XX untuk membuat polanya dipergunakan kunir yang capnya terbuat dari kayu. Motif-motif Kebumen ialah: pohon-pohon, burung-burungan. Bahan-bahan lainnya yang dipergunakan ialah pohon pace, kemudu dan nila tom.
Pemakaian obat-obat import di Kebumen dikenal sekitar tahun 1920 yang diperkenalkan oleh pegawai Bank Rakyat Indonesia yang akhimya meninggalkan bahan-bahan bikinan sendiri, karena menghemat waktu. Pemakaian cap dari tembaga dikenal sekitar tahun 1930 yang dibawa oleh Purnomo dari Yogyakarta. Daerah pembatikan di Kebumen ialah didesa: Watugarut, Tanurekso yang banyak dan ada beberapa desa lainnya.
Batik Kebumen memang sangat unik dan menarik perhatian banyak pecinta Batik Tanah Air, bahkan tidak sedikit mereka yang berasal dari luar jawa seperti Bali dan Sumatra, bahkan beberapa pengrajin Batik Tulis Kebumen mengatakan jika pelanggan mereka sudah sampai ke Belanda.
Sumber
Pembatikan di Kebumen dikenal sekitar awal abad ke-XIX yang dibawa oleh pendatang-pendatang dari Yogya dalam rangka dakwah Islam antara lain yang dikenal ialah: PenghuluNusjaf. Beliau inilah yang mengembangkan batik di Kebumen dan tempat pertama menetap ialah sebelah Timur Kali Lukolo sekarang dan juga ada peninggalan masjid atas usaha beliau. Proses batik pertama di Kebumen dinamakan teng-abang atau blambangan dan selanjutnya proses terakhir dikerjakan di Banyumas/Solo. Sekitar awal abad ke-XX untuk membuat polanya dipergunakan kunir yang capnya terbuat dari kayu. Motif-motif Kebumen ialah: pohon-pohon, burung-burungan. Bahan-bahan lainnya yang dipergunakan ialah pohon pace, kemudu dan nila tom.
Pemakaian obat-obat import di Kebumen dikenal sekitar tahun 1920 yang diperkenalkan oleh pegawai Bank Rakyat Indonesia yang akhimya meninggalkan bahan-bahan bikinan sendiri, karena menghemat waktu. Pemakaian cap dari tembaga dikenal sekitar tahun 1930 yang dibawa oleh Purnomo dari Yogyakarta. Daerah pembatikan di Kebumen ialah didesa: Watugarut, Tanurekso yang banyak dan ada beberapa desa lainnya.
Batik Kebumen memang sangat unik dan menarik perhatian banyak pecinta Batik Tanah Air, bahkan tidak sedikit mereka yang berasal dari luar jawa seperti Bali dan Sumatra, bahkan beberapa pengrajin Batik Tulis Kebumen mengatakan jika pelanggan mereka sudah sampai ke Belanda.
Sumber
Subscribe to:
Posts (Atom)




















